Untuk pencari kebenaran yang tulus jelaslah bahwa Muhammad adalah
Paraclete atau penghibur yang dijanjikan, juga disebut penolong, penyokong,
penasehat dan lain-lain dalam ramalan-ramalan tentang Yesus yang terdapat dalam
Injil Yohanes. Terdapat jutaan umat Kristen pria dan wanita seperti wanita yang
baik pada bandara Cairo yang menyatakan sangat membutuhkan pesan terus terang
yang sederhana ini. Kita hanya dapat menangis dengan Yesus untuk ucapan kita
yang tidak pantas.
"Hasil panen sebetulnya melimpah, tetapi pekerja sedikit." (Injil-Matius 9:37).
Bahasa Yesus
Dalam Kitab Suci Al-Qur'an Allah Yang Maha Kuasa menempatkan nama
"Ahmad" yang merupakan nama lain dari Muhammad dalam mulut Yesus. Para pendebat
Kristen, pembangkang Injil dan pengabar kebenaran secara sembrono mengejek
gagasan tersebut. Misionaris Kristen tidak me-nyangkal bahwa Yesus memang
membuat sebuah ramalan tentang seseorang yang akan datang sesudahnya, tetapi
"Ahmad" baginya kelihatan tidak masuk akal.
Nama yang paling umum diterima oleh umat Kristen adalah "Penghibur".
Tidaklah menjadi masalah penghibur atau istilah yang lain. Kami tetap
menggunakan penghibur seperti digunakan dalam terjemahan populer "King James
Version".
Tanyakan musuhmu, pembantahmu, apakah Yesus berbicara dalam bahasa
Inggris? "Pasti tidak!" itu yang dikatakan setiap umat Kristen. Jika Anda
membicarakannya dengan orang Kristen Arab maka Anda dapat menanyakan, "Apakah
Tuhannya menggunakan kata-kata Mooouzzi?" Tentu saja tidak, karena Arab bukan
bahasanya. Apakah Yesus meramalkan "Umthokozisi?" (Penghibur dalam bahasa Zulu)
atau "Trooster" dari Injil Afrika? Jawabannya tentu tidak.
Umat Kristen telah membual dengan cerdik bahwa mereka sekarang telah
menterjemahkan Injil secara lengkap ke dalam ratusan bahasa yang berbeda dan
lebih dari 2000 Perjanjian Baru (di dalamnya ramalan tersebut berlimpah-limpah)
dengan bahasa dan dialek yang berbeda-beda, jadi orang-orang pintar Kristen
telah menemukan lebih dari 2000 nama dalam 2000 bahasa yang berbeda untuk satu
orang calon --Penghibur!
Pneuma: Hantu Atau Roh
Pemuka gereja telah membuat kesalahan dengan menterjemahkan nama
orang, di mana mereka tidak berhak melakukan hal tersebut. Contohnya Esau
menjadi Yesus, Messiah menjadi Kristus, Cephas menjadi Peter dan lain-lain.
Yang paling dekat dengan pengucapan Yesus yang asli dalam naskah
Kristen adalah kata-kata Yunani "Paracletos" , yang juga harus ditolak karena
Tuhan tidak berbahasa Yunani. Tetapi marilah jangan mempersulit tujuan diskusi
ini dan menerima Paracletos dalam bahasa Yunani dan persamaannya dengan
Comforter dalam bahasa Inggris.
Tanyakan setiap orang Kristen yang pandai siapakah yang dimaksud Sang
Penghibur itu? Anda akan mendengar -"Penghibur tersebut adalah Roh Kudus" dari
Yohanes 14: 26. Kalimat ini hanya bagian dari ayat 26. Kita akan berurusan
dangan seluruh ayat pada saatnya nanti. Tetapi mula-mula kita harus mendidik
pola pikir umat Kristen berkenaan dengan kesalahan nama ini "Holy Ghost". Pneuma
adalah akar kata Yunani untuk 'spirit'. Tidak ada pemisahan kata untuk 'Ghost'
dalam naskah-naskah Yunani dalam perjanjian baru, dan umat Kristen saat ini
membual tentang 24.000 naskah berbeda yang mereka miliki di mana tidak ada dua
pun yang identik.
Para editor KJV (The King James Version) atau disebut AV (The
Authorised Version) dan DOUAY (versi Katholik Roma) memilih kata 'Ghost' dari
pada kata 'Spirit' ketika menterjemahkan pneuma'.
Para perevisi RSV (Revised Standard Version), versi Injil terbaru,
sedang kembali, menurut mereka, kepada naskah-naskah paling kuno. Mereka
dilukiskan sebagai "32 pelajar dari pemuka tertinggi, kembali dengan 50 umat
yang bekerja sama" yang dengan berani mengganti kata 'Ghost' yang teduh dengan
kata 'Spirit'. Sejak saat ini Anda akan membaca dalam terjemahan modern
"Comforter adalah Holy Spirit". Bagaimanapun juga para penyeru dan penginjil
Kristen dengan keras kepala berpegang teguh kepada 'Ghost'. Mereka tidak akan
memilih versi yang lebih baru. Adalah lebih baik memancing dengan umpan lama KJV
dan RCV (Roman Catholic Version).
Dengan perubahan baru dalam kata 'Spirit', ayat dalam penelitian
tersebut akan dibaca:
"Tetapi Sang Penghibur, yaitu 'Roh Kudus', yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, dialah yang akan mengajarkan segala hal kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu" (Injil - Yohanes 14:26).
Anda tidak perlu menjadi pelajar Injil dari siapapun yang mampu untuk
mengetahui bahwa ekspresi 'yaitu Roh Kudus' sebenarnya adalah penambahan. Hal
tersebut seharusnya dalam tanda kurung, dalam tanda kurung besar, seperti
kata-kata saya yang telah ditambahkan dalam kutipan, yaitu "(Penekanan
ditambah)". Meskipun para editor RSV telah menghilangkan lusinan penambahan dari
versi standar yang mereka banggakan, mereka telah mempertahankan rangkaian kata
yang mengejutkan ini, yang berlawanan dengan ramalan Yesus yang jelas pada
masalah Penghibur itu sendiri.
'Holy Spirit' adalah Nabi Suci
1. Perlu diperhatikan bahwa tidak ada sarjana Injil yang ada pernah
menyamakan "Paracletos" dari Yohanes dalam bahasa Yunani asli dengan "Holy
Ghost". Sekarang kita dapat berkata dengan mudah bahwa jika The Comforter (Sang
Penghibur) adalah "Holy Spirit" maka Roh Suci itu adalah Sang Nabi
suci!
Sebagai Muslim kita mengetahui bahwa setiap nabi yang benar dari
Allah adalah suci dan tanpa dosa. Tetapi kapan pun ekspresi 'Nabi Suci' tersebut
digunakan di antara umat Islam umumnya mengacu kepada Nabi Suci Muhammad. Jadi
bahkan jika kita menerima pernyataan yang tidak pantas di atas 'Comforter'
adalah 'Holy Spirit' sebagai kebenaran Al-Kitab, bahkan kemudian ramalan ini
akan cocok sekali dengan Muhammad, tanpa perlu meluaskan artinya.
Seperti juga Yohanes, yang namanya dianggap telah sah dibuat dalam
Injil, juga menulis 3 surat lagi, yang juga bagian dari Injil Kristen. Secara
mengagumkan Ia telah menggunakan istilah yang sama 'Holy Spirit' untuk 'Nabi
suci'.
"Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. " (Injil - 1 Yohanes 4:1).
Anda dapat mengamati bahwa kata roh yang digunakan di sini sama
dengan seorang nabi. Roh yang benar adalah nabi yang benar, roh yang salah
adalah nabi yang salah. Tetapi untuk apa yang dinamakan 'kelahiran kembali'
kristen, yang melihat hanya dengan mata emosi, saya merekomendasikan bahwa
mereka memakai Injil C.I Scofield's Authorized King James Version yang dengan
sebuah Komite editorial dari 9 Doktor Ilmu Theologia menambah catatan dan
komentar mereka. Ketika mereka sampai pada kata pertama 'spirit' pada ayat di
atas, mereka harus memberi sebuah pemberitahuan untuk membandingkan dengan
Matius 7:15 yang menyatakan bahwa nabi yang salah adalah roh yang salah. Jadi
berdasarkan Yohanes, roh kudus adalah nabi suci, dan nabi suci adalah Muhammad
utusan Allah.
Tes Yang Benar
Tetapi Yohanes tidak membiarkan kita dalam awang-awang, menebak-nebak
yang benar dari yang salah. Dia memberi kita sebuah tes baku untuk mengenali
nabi yang benar tersebut, dia berkata,
"Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah" (Injil-1 Yohanes 4:2).
Berdasarkan penafsiran Yohanes sendiri pada ayat 1 di atas, kata roh
adalah sama dengan kata nabi. Jadi ayat 2 'Roh Allah' akan berarti 'Nabi Allah'
dan 'setiap roh' sama dengan 'setiap nabi'. Anda berhak mengetahui apa yang
dikatakan Muhammad tentang "Yesus Kristus".
Yesus Kristus disebut namanya tidak kurang dari 25 kali dalam
Al-Qur'an. Beliau dihormati sebagai:
|
Isa Ibnu Maryam
|
(Yesus, anak Maria)
|
|
As-Saaliihiin
|
(Orang yang Shaleh)
|
|
Kalimatullah
|
(Kalimat Allah)
|
|
Ruhullah
|
(Roh Allah)
|
|
Masihullah
|
(Juru Selamat Allah)
|
"(Ingatlah), ketika Malaikat berkata, 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al-Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (QS. Ali 'Imran: 45 ).
Muhammad Adalah 'Yang Lain'
2. Sang Penghibur dalam Yohanes 14:26 tidak akan pernah menjadi roh
kudus' karena Yesus telah menerang-kan:
'Aku akan meminta kepada Bapa; dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama lamanya." (Injil - Yohanes 14:16).
Penekanan di sini adalah pada kata 'yang lain,' sebuah perbedaan,
sebuah penambahan, tetapi dari jenis yang sama, namun berbeda dari yang pertama.
Lalu siapa 'penghibur pertama'? Dunia Kristen sepakat bahwa dalam kasus ini
pembicara sendiri --Yesus Kristus adalah penghibur pertama; kemudian datanglah
yang lain, seorang yang mengikuti haruslah alami, merasakan kondisi yang sama
yaitu kelaparan, kelelahan, kesedihan dan kematian. Tetapi Penghibur yang
dijanjikan ini harus "menyertai kamu selama-lamanya!" Tidak ada seorang pun
hidup selamanya. Yesus meninggal maka Penghibur yang akan datang juga meninggal.
Tidak ada anak manusia yang tidak mati!
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. "(Ali 'Imran: 185).
Hidup Dalam Ajaran-ajarannya
Jiwa tidak benar-benar mati, tetapi ketika terpisah dari badan
sewaktu tubuh mati, jiwa akan merasakan kematian. Tetapi Penghibur kita haruslah
kekal (ada), kontinu, abadi selamanya. Semua Penghibur menyertai kita selamanya.
Musa ada di sini dengan kita hari ini dalam ajarannya dan Muhammad juga di sini
dengan kita dalam ajarannya hari ini. (Semoga kesejahteraan dan berkah Tuhan
diberikan atas mereka semua). Ini bukan ide baru saya mencoba melurus-kan hal
yang tak masuk akal tersebut. Saya mengatakan ini dengan keyakinan dan otoritas
dari Yesus Kristus sendiri.
Dalam Lukas pasal 16, Yesus bercerita tentang "Orang kaya, orang
miskin." Ketika meninggal keduanya menemukan diri mereka pada sisi yang
berlawanan --satu di sorga dan yang lainnya di neraka. Orang kaya (Dives)
membara di neraka menangis kepada Bapa Ibrahim untuk mengirim si peminta-minta
(Lazarus) untuk menghilangkan dahaganya. Tetapi ketika setiap permintaan jatuh,
dia, sebagai kebaikan yang terakhir, meminta Bapa Ibrahim mengirim orang miskin
tersebut kembali ke dunia untuk memperingatkan saudaranya yang masih hidup
terhadap malapetaka yang akan datang jika mereka tidak memperhatikan peringatan
Tuhan.
"Kata Ibrahim kepadanya, 'Jika mereka (yang masih hidup di bumi) tidak mau mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka pasti tidak mau juga mendengarkan meskipun seseorang yang bangkit dari kematian'." (Injil -Lukas 16: 31)
Yesus mengucapkan fakta di atas beberapa abad sesudah kematian
nabi-nabi Israel seperti Jeremiah, Hosea, Zechariah dan lain-lain, dan lebih
dari 1300 tahun sesudah Musa. Orang-orang munafik di jaman Yesus dan kita saat
ini masih dapat mendengarkan "Musa dan Nabi-nabi tersebut", karena mereka masih
hidup, dan selalu menyertai kita melalui ajaran-ajaran mereka.
'Kamu' Pada Suatu Waktu
Jika dikatakan bahwa Sang Penghibur sudah dijanjikan untuk
murid-murid Yesus dan tidak untuk umat 60 tahun kemudian:
"... dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama lamanya." (Injil - Yohanes 14: 16).
Dengan mengejutkan, orang Kristen melihat tidak ada kesulitan dalam
membenarkan pemenuhan ramalan tersebut "sejak dunia dimulai" dan setelah lebih
1000 tahun ketika Peter pada khotbah keduanya kepada orang-orang Yahudi,
mengingatkan mereka,
"Bukankah Musa telah berkata kepada Bapa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu sama seperti aku. Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu. (Injil - Kisah Para Rasul 3: 22)
Semua 'mu' (kamu) berasal dari kitab Ulangan bab 18, ketika
menunjukkan orang-orangnya dan bukan orang-orang Yahudi pada masa Peter, 1300
tahun kemudian. Penulis kitab Injil telah meletakkan kata-kata mencurigakan yang
sama di dalam mulut Tuan mereka yang meminta untuk pemenuhan untuk 2 ribu tahun.
Saya rasa satu contoh saja sudah cukup:
'Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepada-mu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungl kota-kota Israel, anak manusia sudah datang." (Injil - Matius 10: 23)
Melintas Awan
Pengikut-pengikut Mesias yang pertama ini, selalu berlari, dengan
sedih melarikan diri dari penganiayaan. Mereka berlari dari satu kota ke kota
lain di Israel, menyusuri setiap awan tebal menunggu kedatangan Yesus yang
kedua. Para misionaris melihat tidak ada ketidak normalan dalam 1000 tahun tidak
terpenuhinya ramalan. Allah Yang Maha Kuasa tidak akan membuat mereka menunggu,
bahkan seperempat waktu, kedatangan "paracletos" --penghibur atau Ahmad yang
merupakan nama lain untuk seorang yang dimuliakan Allah menerima utusan Allah
yang terakhir dan penghabisan ini-- Muhammad!
Kedatangan Penghibur Yang Terkondisi
3. Penghibur pastilah bukan "Roh Kudus" karena kedatangan Penghibur
sudah disyaratkan, di mana Roh Kudus tidaklah seperti yang kita amati dalam
ramalan:-
"Namun benar yang kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (Injil - Yohanes 16: 7)"Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu ".
Terdapat sejumlah contoh pada kitab suci Injil tentang kedatangan dan
kepergian Roh Kudus, sebelum kelahiran dan keberangkatan Mesias. Silahkan
periksa referensi berikut ini dalam Injil Anda:
Sebelum Kelahiran Kristus (B.C.):
l. "... dan Ia (Johannes Sang Pembaptis) akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya." (Injil-Lukas 1:15)2. "... dan Elisabeth pun penuh dengan Roh Kudus," (Injil -Lukas l:41)3. "Dan Zakaria, ayahnya, penuh dengan.Roh Kudus." (Injil - Lukas 1: 67)
Sesudah Kelahiran Kristus (A.C.):
4. "... Roh Kudus ada di atasnya (Simon)." (Injil - Lukas 2: 25)5. "Dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya (Yesus)." (Injil - Lukas 3: 22)
Dari kutipan di atas, sebelum dan sesudah kelahiran Yesus, seseorang
tidak dapat berhenti memuji Lukas yang tampil menjadi spesialis pada Roh Kudus.
Kita lebih baik bertanya pada umat Kristen, sesudah turunnya "merpati", dengan
pertolongan siapa Yesus membuat banyak keajaiban jika tidak karena pertolongan
Roh Kudus? Biarkan Dia sendiri yang mengatakan pada kita. Ketika dituduh oleh
kaumnya sendiri, orang-orang Yahudi, bahwa dia melakukan keajaiban tersebut
berserikat dengan Beelzebub (kepala syaitan), Yesus menanyakan pertanyaan
retoris kepada mereka: "Bagaimana Iblis dapat mengusir Iblis?" Orang-orang
Yahudi menyalahkan bahwa kesucian Roh ini --Roh Tuhan-- yang telah menolongnya,
adalah jahat sekali. Ini adalah penghianatan dari perintah tertinggi. Jadi dia
memberi mereka sebuah peringatan yang menakutkan:
"... Tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diam-puni ...." (Injil - Matius 12: 31 )
'Roh Kudus' ini tidak lain dari apa yang telah dilukis-kan Matius
sendiri dalam 3 ayat sebelum mengutip ucapan Tuannya:
"Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Matius 12: 28)
Bandingkan dengan pernyataan yang sama oleh penulis kitab yang
lain.
"Tetapi jika Aku mengusir setan dengan.kuasa Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang kepadamu." (Injil - Lukas 11: 20)
Anda tidak perlu menjadi pelajar injil (sekolah gereja?) untuk
mengerti bahwa ekspresi (a) "Kuasa Allah" (b) "Roh Allah" dan (c) "Roh Kudus"
adalah rangkaian kata yang sama. Jadi Roh Kudus menolong Yesus dalam
kementriannya. Roh Kudus tersebut juga menolong murid-muridnya dalam misi da'wah
dan penyembuhan mereka. Jika masih terdapat keraguan dalam benak Anda tentang
kerja Roh Kudus maka silahkan baca:
Janji Kosong
"... seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga Aku sekarang mengutus kamu. Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, 'Terimalah Roh Rudus'. " (Injil - Yohanes 20: 21-22).
Ini tentunya bukanlah janji kosong. Murid-murid tersebut harusnya
telah menerima pemberian Roh Kudus. Jadi jika "Roh Kudus" adalah (1) Yohanes
Pembaptis, (2) Elisabeth, (3) Zacharias, (4) Simeon, (5) Yesus, (6) murid-murid
Yesus; maka semua ini membuat perkataan, "Jikalau Aku tidak pergi, dia tidak
akan datang kepadamu" menjadi tak berarti. Artinya, Penghibur itu bukanlah Roh
Kudus!
Ayat yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah Yohanes 16:7. Saya
ingat getaran hati dan perasaan senang ketika mengutipnya dalam bahasa Arab
kepada wanita Kristen di tanah Fir'aun. Kesenangan yang besar ketika menjelaskan
ayat Injil dalam bahasa daerah baku suatu negara atau daerah. Saya telah
melakukannya dalam selusin bahasa daerah yang berbeda. Tidakkah Anda ingin
menguasai ayat tersebut dalam satu atau dua bahasa yang Anda pilih demi kemajuan
Islam?
Afrika, Sebuah Bahasa Yang Unik
Dari semua bahasa yang dengannya saya menguasai ayat yang
dipertanyakan tersebut, saya telah mendapatkan kegembiraan dan keuntungan dari
bahasa Afrika, bahasa untuk mengatur bangsa di Afrika Selatan. Dan, merupakan
bahasa yang termuda di dunia. Bahasanya unik. Sebetulnya setiap bahasa adalah
unik. Tetapi bahasa Afrika mempunyai kelas tersendiri. Ia juga merupakan bahasa
ibu dari setengah populasi Muslim di Afrika Selatan yang dibawa ke sana sebagai
tawanan perang atau budak oleh umat Kristen; hal terse-but karena tuntutan
keadaan. Untuk keuntungan mereka dan untuk informasi Anda, saya ulangi ayat di
atas:
- Maar ek se julle die waarheid: dit is
- vir julle voordelig dat ek weggaan;
- want as ek Nie weggaan Nie, sal die
- Trooster Nie na julle kom
- Nie; maar as ek weggaan, sal ek
- hom na julle stuur
- (Yohanes 16: 7)
Percaya atau tidak! Hal ini adalah kejeniusan bahasa ini: dengan
menggunakan 4 bentuk negatif NIE, ME, NIE, NIE, untuk membuktikan sebuah hal
positif! Kepergian Yesus adalah perintah mutlak untuk kedatangan "The Trooster",
Penghibur akan datang! Ayat dalam bahasa ini telah membuka banyak pintu untuk
saya, selain dari ke-agamaan, dan mengunci pintu terhadap ide "Penghibur adalah
Roh Kudus" (Yohanes 14: 26).
Murid-murid Tidak Cocok
Kami sekarang sampai kepada 4 ayat yang paling luas dan menentukan
dalam Yohanes, bab 16 untuk memecahkan teka-teki penerus Kristus. Untuk yang
benar-benar dikatakan Yesus:
"Masih banyak hal yang harus kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya." (Injil - Yohanes 16:12).
Nanti kami akan membahas rangkaian kata "banyak hal" dari ayat di
atas dengan "memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran" dari ayat berikutnya,
ketika mendiskusikannya. Saat ini, marilah kita diskusikan rangkaian kata
--"kamu belum dapat menanggungnya."
Kebenaran dari kata "kamu belum dapat menanggungnya" diulang secara
monoton di seluruh halaman-halaman Perjanjian Baru:
-
"Yesus berkata kepada mereka (murid muridnya), 'Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?' ..." (Injil - Matius 8: 26)
-
"... dan Yesus berkata kepadanya (Petrus): 'Hai orang yang kurang percaya' ..." (Injil - Matius 14: 31 ).
-
"... Dia (Yesus) berkata kepada mereka (murid-muridnya): kamu yang kurang percaya, 'Mengapa kamu memperbicangkan'." (Injil - Matius 16: 8).
-
"Lalu kata-Nya kepada mereka (murid-muridnya), Dimanakah kepercayaanmu?" (Injil - Lukas 8: 25)
Kami harus mengingat-ingat bahwa ini bukanlah tuduhan Yesus atas
keragu-raguan orang-orang Yahudi, tetapi atas orang-orang pilihannya sendiri.
Dia merendah sampai ke tingkatan anak kecil untuk membuat segala sesuatu jelas
bagi muridnya tetapi Dia terpaksa keluar dalam keadaan frustasi:
-
"Jawab Yesus, 'Kamupun masih belum dapat memahaminya?' ..." (Injil - Matius 15:16).
Dan ketika dia sampai ke batas ambang kegusaran, dia mencerca
orang-orang pilihannya:
-
"... hai kamu gererasi yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu?" (Injil - Lukas 9: 41 )
Keluarganya Berfikir Dia Gila
Sebagai utusan Tuhan, Yesus merupakan orang yang paling tidak
beruntung dibanding utusan Tuhan lainnya. Keluarganya tidak mempercayainya
"saudara-saudaranya sendiri pun tidak mempercayainya" (Yohanes 7: 5). Faktanya
mereka menginginkan yang lebih luas untuk memahaminya, berkeyakinan bahwa dia
gila.
"Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia; sebab kata mereka Ia tidak waras lagi." (Injil - Lukas 9: 41)
Siapa teman-teman dan keluarga Yesus yang memperhatikan kesehatan
jiwanya? Kita lihat pendapat Pendeta J.R. Dummelow, M.A. pada salah satu Jilid
Komentar Injil-nya:
"Dari ayat 31" (10 ayat setelah kutipan di atas) "Lalu datanglah ibu
dan saudara-saudara Yesus ... keluarganya berkata, 'Ia tidak waras lagi'."
Ahli-ahli Taurat berkata, "Dia dikuasai oleh kejahatan dirinya sendiri."
Tidaklah seperti itu, bagaimanapun, keluarganya bersimpati kepada ahli-ahli
Taurat (orang-orang terpelajar dari bangsa Yahudi), "Pengertian mereka menjadi
sederhana bahwa pikirannya tidak stabil, dan bahwa dia harus
ditahan."
Yesus - Ditolak Oleh Bangsanya
Itu adalah keputusan dari relasi-relasi dekat Yesus. Kemudian
bagaimana tanggapan bangsanya sendiri, orang-orang Yahudi, setelah semua
da'wahnya yang indah dan kekuatannya yang ajaib? Murid-muridnya secara
ikhlas:
"Ia datangkepada bangsanya (orang-orang Yahudi), tetapi mereka tidak menerimanya." (Injil - Lukas 9:41)
Sebenarnya "bangsanya" telah mengejeknya, mencaci makinya dan dengan
berapi-api menolaknya. Lebih dari itu mereka berusaha untuk menyalibnya. Meski
selama 2000 tahun berada dalam penganiayaan umat Kristen, dan sekarang mereka
sangat cinta dan fanatik terhadap mereka, untuk menenangkan mereka. Orang-orang
Yahudi sebagai kaum dan secara keseluruhan tidak pernah dapat menerima Yesus
sebagai juru selamat mereka, pengantar mereka, Tuhan mereka, ini sederhana
karena samanya penilaian mereka.
"Bahwa tidak pernah ada seorang Yahudi dapat menerima Yahudi yang lain sebagai Tuhan!"
Hanya dalam Islam, orang-orang Yahudi, Kristen dan Islam dapat
menemukan penyelesaian, --semua mempercayai Yesus seperti dia adanya,-- salah
satu utusan Tuhan yang paling hebat; dan bukan sebagai Tuhan atau anak-Nya!
"
Murid-murid Meninggalkannya
Apa tanggapan 12 orang pilihannya, atas "ibu dan saudara-Nya" (Markus
3: 34), sebagaimana dia memanggil mereka? Saya akan mempersilahkan Professor
Momerie untuk melukiskannya dalam kata-katanya yang tak ada tandingannya.
"Murid-muridnya, selalu salah paham terhadapnya dan perbuatannya;
Menginginkannya menurunkan api dari sorga;
Menginginkannya menyatakan dirinya sebagai Raja orang-orang Yahudi;
Menginginkannya duduk pada tangan kanan dan kirinya dalam kerajaannya;
Menginginkannya menunjukkan Bapa kepada mereka;
Membuat mereka dapat melihat Tuhan;
Menginginkannya melakukan;
menginginkan mereka melakukannya sendiri,
apa saja dan segala sesuatu yang bertentangan dengan rencana besarnya.
Ini adalah bagaimana mereka memperlakukannya sampai akhir;
Ketika hal itu datang, mereka semua meninggalkannya, serta melarikan diri."
Dikutip dari Sayed Amir Ali dalam bukunya The Spirit of Islam halaman
31.
Adalah tidak beruntung bahwa Yesus tidak mempunyai pilihan yang nyata
dalam memilih murid-muridnya. Mereka mengecewakannya padahal belum pernah ada
sekelompok lain yang taat yang telah mengecawakan nabi mereka sebelum itu. Dan
itu bukanlah kesalahan Yesus. Dia meratapi keadaannya: "... Roh memang penurut,
tetapi daging lemah." (Injil-Matius 26: 41). Sejujurnya, ini bukanlah tanah liat
yang daripadanya Adam pertama kali dibuat. Dia meninggalkan tanggung jawab itu
kepada penerusnya, orang yang Dia sebut di sini "Roh kebenaran" yaitu Nabi
kebenaran, Nabi keadilan!
Kesamaan Arti "Roh" dan "Nabi"
"Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran ..." (Injil - Yohanes 16: 14).
Kenyataannya, secara keinjilan, kata "Roh" digunakan secara sinonim
dengan "Nabi", oleh penulis yang sama dalam Yohanes 4:1 (lihat halaman
sebelumnya tentang hal ini). Di sini "Roh kebenaran" akan menjadi "Nabi
kebenaran". Seorang nabi yang padanya kebenaran dipersonifikasikan. Dia
menjalani seluruh hidupnya dengan begitu terhormat dan tekun, dia telah
mendapatkan gelar mulia as-saadiq (orang yang jujur) dan Al-Amin, "jujur",
"lurus", "dapat dipercaya"; bahkan dari para penyembah berhala di negaranya.
Orang yang dapat dipercaya, yang tidak pernah berbohong. Hidupnya,
kepribadiannya serta ajarannya benar-benar membuktikan bahwa Muhammad adalah
penjelmaan dari Kebenaran (Al-Amin) - Roh kebenaran!